Pengarang : Sean Covey
Diterbitkan pertama kali di Indonesia oleh Binarupa Aksara, Jakarta 2001
Sebuah
buku terlaris nasional, Sean Covey menerapkan prinsip-prinsip abadi The 7
Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif untuk remaja dan isu-isu sulit
dan-mengubah keputusan hidup yang mereka hadapi. Menjadi seorang remaja adalah
baik indah dan menantang. Keberhasilan buku remaja akhir menyediakan
langkah-demi langkah panduan-untuk membantu remaja meningkatkan citra diri
mereka, membangun persahabatan, menolak tekanan teman sebaya, mencapai tujuan,
bergaul dengan orang tua, dan banyak lagi.
Latihlah Kebiasaanmu
Kebiasaanmu akan menjadikan sukses atau menghancurkanmu.
7 kebiasaan remaja yang efektif atau dengan kata lain 7
karakteristik yang sama-sama dimiliki oleh remaja-remaja bahagia dan sukses
diseluruh dunia. Sekarang ini, mungkin kamu bertanya-tanya, apa aja sih
kebiasaan-kebiasaan ini, maka sebaiknya saya akhiri keteganganmu.
Nih dia disertai dengan penjelasan singkat :
Kebiasaan 1 :
Jadilah Proaktif
Bertanggung
jawablah atas kehidupanmu sendiri
Kebiasaan 2 :
Merujuk Pada Tujuan Akhir
Definisikanlah
tujuan dan sasaran hidupmu
Kebiasaan 3 :
Dahulukan Yang Utama
Susunlah
Prioritas dan dahulukanlah hal-hal yang penting
Kebiasaan 4 :
Berpikir Menang / Menang
Bersikaplah
agar semua orang bisa menang
Kebiasaan 5 :
Berusahalah memahami terlebih dahulu, baru dipahami
Jadilah
pendengar yang baik dan tulus
Kebiasaan 6 :
Wujudkan Sinergi
Bekerjasamalah
agar memperoleh hasil lebih baik
Kebiasaan 7 :
Asahlah Gergaji
Perbaharuilah
dirimu secara berkala
Kebiasaan adalah hal-hal yang kita lakukan berulang-ulang
Ada Kebiasaan baik seperti :
1.
Olahraga secara teratur
2.
Selalu membuat rencana terlebih dahulu
3.
Hormatlah kepada orang lain
Ada Kebiasaan buruk seperti :
1.
Berpikir negative
2.
Merasa rendah diri
3.
Menyalahkan orang lain
Dan Kebiasaan yang sama sekali tidak relevan, termasuk :
1.
Mandi malam-malam
2.
Makan yoghurt dengan garpu
3.
Baca majalah dari belakang ke depan
Kita menjadi apa yang beulang-ulang kita lakukan seperti
yang dikatakan oleh penulis Samuel smiles
Taburkanlah
suatu pikiran, maka kamu akan menuai perbuatan ; taburkanlah suatu perbuatan,
maka kamu akan menuai kebiasaan ; taburkanlah suatu kebiasaan maka kamu akan
menuai karakter ; taburkanlah karakter maka kamu akan menuai takdir
Tidak setiap gagasan dalam buku ini akan efektif untukmu.
Tetapi kamupun tidak perlu sempurna untuk melihat hasil-hasilnya.
7 kebiasaan yang bisa membantumu :
1.
Mengendalikan hidupmu
2.
Menyelesaikan lebih banyak dalam waktu yang
lebih sedikit
3.
Meningkatkan hubungan dengan teman-teman
4.
Meningkatkan kepercayaan diri
5.
Mengambil keputusan-keputusan yang lebih baik
6.
Merasa bahagia
7.
Akur dengan orang tua
Paradigma dan Prinsip
Yang kamu dapatkan adalah apa yang kamu lihat
Jadi apasih itu paradigm?
Paradigma
adalah cara kamu memandang sesuatu pandanganmu, kerangka acuanmu, atau keyakinanmu. Paradigm adalah seperti kacamata. Kalau kamu
memiliki paradigm yang tidak lengkap tentang diri sendiri atau kehidupan pada
umumnya, itu sama seperti mengenangkan kacamata yang keliru ukurannya, lensanya
akan mempengaruhi bagaimana kamu melihat segalanya. Akibatnya, yang dapatkan
adalah apa yang kamu liat.
1.
Paradigma tentang diri sndiri
2.
Paradigm tentang orang lain
3.
Paradigm tentang kehidupan
Rekening Bank Pribadi
Mulailah dengan Bercermin atau Mawas Diri
Rekening
Bank Pribadi ; bagaimana perasaanmu tentang diri sendiri adalah seperti
rekening bank, kamu bisa menyimpan atau melakukan penarikan dari RBP-mu lewat
hal-hal yang kamu pikirkan, kamu ucapkan, dan kamu lakukan. Umpamanya, kalau
saya penuhi janji kepada diri sendiri, saya merasa memegang kendali.
Gejala – gejala yang mungkin dari RBP yang deficit
1.
Kamu mudah takluk kalau ditekan sesamamu
2.
Kamu bergaul dengan perasaan- perasaan depresi
serta rendah diri
3.
Kamu terlalu meikirkan / mengkuatirkan apa kata
orang tentang kamu
4.
Kamu bersikap sombong untuk menutupi perasaan
tidak tentram
5.
Kamu merusak diri dengan kecanduan narkoba,
pornografi, vandalism, atau ikut-ikutan geng
6.
Kamu mudah cemburu terutama dengan seseorang
yang dekat denganmu sukses
Gejala-gejala yang mungkin, dari RBP yang sehat
1.
Kamu pegang prinsip dan tidak mudah ditekan
sesamamu
2.
Kamu tidak terlalu memusingkan soal
popularitasmu
3.
Kamu memandang kehidupan sebagai pengalaman
pasti pada umumnya
4.
Kamu percaya kepada diri sendiri
5.
Kamu terdorong oleh sasaran
6.
Kamu turut bahagia atas sukses orang lain
Penuhi janji-janji kepada dirimu sendiri
Kita
harus serius dengan janji-janji kepada diri sendiri maupun kepada orang-orang
yang paling penting dalam hidup kita. Kalau kamu merasa hidupmu tak terkendali,
fokuslah pada suatu hal yang bisa kamu kendalikan
Lakukan perbuatan – perbuatan baik yang kecil-kecil
Sapalah
orang yang paling kesepian yang kamu kenal. Kirimkan kartu ucapan terimakasih
kepada seseorang yang telah membuat perbedaan dalam hidupmu seperti teman.
Bersikaplah lembut pada dirimu sendiri
Bersikap
lembut itu banyak artinya tidak mengharapkan dirimu sempurna besok pagi. Kalau
kamu lambat berkembang, seperti kebanyakan orang bersabarlah dan berilah waktu
untuk tumbuh.
Bersikap yang jujur
Kejujuran
itu banyak bentuknya. Pertama ada kejujuran terhadap diri sendiri. Apakah jujur
disekolah, terhadap orang tuamu dan terhadap bos mu? Kalau kamu pernah tidak
jujur selama ini dan saya rasa semua orang juga pernah, berusahalah jujur dan
perhatikanlah betapa utuhnya jadinya
Perbaharuilah dirimu
Kamu
harus meluangkan waktu untuk diri sendiri, untukmemperbaharui diri serta
relaks. Kalau tidak nanti semangat hidupmu hilang
Kembangkan talenta-talentamu
Menemukan
lalu mengembangkan talenta, hobi atau minat khusus bisa menjadi salah satu
simpanan terbesar yang bisa kamu lakukan kepada RBP-mu
Jadilah Proaktif
Mau
bersikap proaktif, setiap harinya kita punya 100 atau rekreatif…. Terserah kamu
peluang untuk memilih bersikap proaktif atau rekreatif
Bersikap proaktif adalah langkah pertama menuju tercapainya
kemenangan pribadi
Cara untuk memahami cara berpikir proaktif adalah dengan
membandingkan respon-respon yang proaktif dengan yang reaktif terhadap situasi
sehari-hari
Dengarkanlah bahasamu sendiri
Biasanya
kamu bisa mendengar perbedaan antara orang proaktif dengan reaktif dari bahasa
yang orang proaktif dengan reaktif dari bahasa yang mereka gunakan. Bahasa
reaktif biasanya seperti ini.
“aku
memang begini kok” yang sebenarnya mereka maksudkan adalah, bukan aku yang
bertanggung jawab atas sikapku. Aku tidak akan berubah. Aku telah ditakdirkan
seperti ini.
Virus jadi korban
Ada
orang yang terkena virus menular yang saya sebut “jadi korban”. Orang yang
terinfeksi virus ini percaya bahwa samua orang dan dunia ini hutang sama mereka
padahal sama sekali tidak.
Komentar-komentar
yang membuat gila
“Aku mau main sih, tapi para pelatih sentiment sama aku”
“Padahal aku sudah mau menahan bolanya lho, eh ada orang
yang memotong aku”
“sebenernya aku bisa lari lebih cepat, eh sepatuku lepas”
Selain Merasa Jadi Korban, Orang reaktif
1.
Mudah tersinggung
2.
Cenderung menyalahkan orang lain
3.
Cenderung marah dan mengucapkan kata-kata
belakangnya mereka sesuai
4.
Cenderung merengek dan mengeluh
5.
Menunggu segalanya terjadi kepada mereka
6.
Berubah hanya kalau perlu
Bersikap proaktif banyak manfaat
Orang proaktif beda. Orang proaktif :
1.
Tidak mudah tersinggung
2.
Bertanggung jawab atas pilihan-pilihan sendiri
3.
Berpikir sebelum bertindak
4.
Cepat pulih kalau terjadi sesuatu yang buruk
5.
Selalu mencari jalann untuk menjadikan segalanya
terlaksana
6.
Focus pada hal-hal yang bisa mereka ubah, dan
tidak menguatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah
Kita hanya bisa mengendalikan satu hal
Faktanya,
tidak mungkin mengendalikan segala yang terjadi pada kita. Kita tidak mungkin
mengendalikan warna kulit kita, siapa yang akan masuk final NBA, dimana kita
lahirm siapa orang tua kita. Tetapi 1 hal yang bisa kita kendalikan. Bagaimana
reaksi kita terhadap apa yang terjadi pada kita. Dan justru itulah yang
penting. Itulah sebabnya kita perlu berhenti menguatirkannya
Hal-hal yang, tidak bisa kita kembalikan dan mulai berusaha
mengendalikan hal-hal yang tidak bisa kita kembalikan dann mulai berusaha
mengendalikan hal-hal yang bisa dikendalikan.
Mengubah kemunduran menjadi kemenangan
Setiap kali mengalami kemunduran itu adalah peluang bagi
kita untuk mengubahnya menjadi kemenangan
Bangkit mengatasi pelecehan
Salah 1
kemunduran terberat adalah mengatasi pelecehan saya takkan pernah lupa suatu
pagi yang saya lewatkan bersama sekelompok remajayang pernah dilecehkan secara
seksual ketika masih anak-anak menjadi korban pemerkosaan/dilecehkan secara
emosional atau fisik.
Kalau
kamu pernah dilecehakan, itu bukan salah kamu, pelecehan akan menjadi-jadi
kalau didiamkan. Bersikaplah proaktif. Ambilah inisiatif untuk melakukannya
Sikap “aku bisa”
Bersikap
proaktif sesungguhnya berarti 2 hal pertama, kamu bertanggung jawab atas
hidupmu sendiri. Kedua kamu punya sikap “aku bisa” kalau kamupikir bisa, dan
kamu kreatif serta ulet, takkan kamu sangka apa yang bisa kamu capai
Beraksinya peralatan kita sebagai manusia
Jadi
coba saya tanya, apakah kamu yang mengemudikan hidupmu atau apakah hanyalah,
seorang penumpang? Apakah kamu yang menyimpan simfoni atau dimainkan.?
Setelah
segalanya diikatkan dan dilakukan pilihannya terserah kamu!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar